Pikatan Water Park
Tempat wisata ini memiliki karakteristik wisata alam dengan suasana tenang, udara sejuk dan segar. Salah satu keunggulan Pikatan Water Park adalah airnya berasal dari mata air yang jernih, bersih, dan alami yang jarang dimiliki wisata sejenis di daerah lain.
Pada hari libur pengunjung objek wisata ini sangat ramai mencapai 2.000 orang/hari, sedangkan pada hari-hari biasa sekitar 200 orang/hari.
Di sekitar objek wisata ini terdapat beberapa tempat pemancingan sehingga pengunjung bisa menikmati ikan bakar atau ikan goreng dari berbagai jenis ikan air tawar.
Pikatan Water park yang semula bernama Pikatan Indah ini mempunyai nilai historis terkait dengan kejayaan Rakai Pikatan pada masa Kerajaan Mataram Hindu (Mataram Kuno).
Rakai Pikatan adalah salah seorang keturunan Wangsa Sanjaya yang memerintah Kerajaan Mataram Hindu. Dia keturunan ketujuh dari Raja sanjaya bergelar Rakai Sang Ratu Medang.
Nama Rakai Pikatan tertulis pada Prasasti Wanua Tengah III (784 M) dengan nama lengkap Rakai Pikatan Dyah Seladu. Sebelum jadi raja, ia sempat digembleng masalah keagamaan di Biara Pikatan yang didirikan Rakarayan I Hara, adik Raja Sanjaya.
Rakai Pikatan juga disebutkan dalam Prasasti Gondosuli (832 M) terletak di Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu. Dalam prasasti ini disebutkan bahwa salah satu keturunan dari Sanjaya bernama Rakai Pikatan.
Rakai Pikatan mendapat tanah kekuasaan seluas 300 jangka di sebuah dusun yang kini dikenal sebagai Dusun Mudal. Di tempat ini ditemukan batu-batu bekas reruntuhan bangunan kuno yang mengisyaratkan bahwa dulu pernah berdiri sebuah biara
Hindu.





0 komentar:
Posting Komentar